Header Ads

Tujuh Amalan Pahalanya Mengalir Dalam Kubur


Tersebut dalam sebuah hadits


عَنْ أَنَسٍ رَ ضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلّمَ : سَبْعٌ يَجْرِي لِلْعَبْدِ أَجْرُهُنَّ وَهُوَ فِي قَبْرِهِ بَعْدَ مَوْتِهِ : مَنْ عَلَّمَ عِلْمًا أَوْ أَجْرَى نَهْرًا أَوْ حَفَرَ بِئْرًا أَوْ غَرَسَ نَخْلاً أَوْ بَنَى مَسْجِدًا أَوْ وَرَّثَ مُصْحَفًا أَوْ تَرَكَ وَلَدًا يَسْتَغْفِرُ لَهُ بَعْدَ مَوْتِهِ

Dari Anas Radhiyallahu anhu , beliau mengatakan, "Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Ada tujuh hal yang pahalanya akan tetap mengalir bagi seorang hamba padahal dia sudah terbaring dalam kuburnya setelah wafatnya (yaitu) :
  1. Orang yang yang mengajarkan suatu ilmu
  2. mengalirkan sungai
  3. menggali sumur
  4. menanamkan kurma
  5. membangun masjid
  6. mewariskan mushaf atau
  7. meninggalkan anak yang memohonkan ampun untuknya setelah dia meninggal,"

Hadits dihasankan oleh Syaikh al-Albani dalam kitab Sohihul Jami' nomor 3602 dan Sohih at-Targhib nomor 2600


Sumber : http://bit.ly/penuhduniailmu
Diberdayakan oleh Blogger.