Hukum Meminta-Minta
Pertanyaan Pertama dari Fatwa Nombor (8130 )
Pertanyaan:
Apa hukum meminta-minta? Mohon penjelasan secara terperinci, bila dibolehkan dan bila tidak dibolehkan?
Jawaban:
Diharamkan meminta-minta kecuali dari penguasa atau kerana keperluan yang tidak dapat dihindari. Misalnya, seorang muslim yang terbebani tanggungan dan sejenisnya.
Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda;
"Sesungguhnya meminta-minta sama seperti seseorang menggores/menoreh wajahnya sendiri, kecuali jika dia meminta kepada penguasa atau meminta kerana darurat."
Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam berkata kepada Qabishah;
"Sesungguhnya meminta-minta tidak halal, kecuali bagi salah satu dari tiga golongan.
Pertama adalah orang yang menanggung tanggungan orang lain, maka dihalalkan baginya untuk meminta-minta hingga menyelesaikan tanggungan tersebut dan menahan dirinya dari meminta-minta (jika tanggungan telah selesai).
Kedua adalah orang yang tertimpa musibah hingga seluruh hartanya habis. Halal baginya untuk meminta-minta hingga mendapatkan apa yang dapat memenuhi keperluan asasnya.
Ketiga adalah orang yang sangat miskin dan ada tiga orang yang cerdas dari kaumnya bersaksi tentangnya, "Si fulan sangat miskin", maka halal baginya untuk meminta-minta untuk memenuhi keperluan asasnya. Sedangkan, selain ketiga orang itu, wahai Qabishah, adalah harta haram. Jika dimakan oleh yang memegangnya, maka sebenarnya dia sedang memakan barang haram."
(HR. Muslim)
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.
Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa
Anggota:
Abdullah bin Qu'ud
Wakil Ketua Komite: Abdurrazzaq Afifi
Ketua: Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz
Sumber : https://t.me/anNajiyahBali/7184
